Pengaruh transaksi terhadap laporan keuangan pada persamaan dasar akuntansi bagian pertama

Konten [Tampil]
Pengaruh transaksi terhadap laporan keuangan pada persamaan dasar akuntansi bagian pertama

Neraca saldo adalah suatu laporan yang berisikan aset (harta perusahaan/aktiva), Kewajiban (liabilitas), dan modal (ekuitas), yang dimiliki oleh suatu entitas pada waktu tertentu dan tanggal tertentu. Dalam hubungan antara elemen-elemen dalam laporan keuangan tersebut akan diungkapkan pada persamaan dasar akuntansi. Persamaan dasar akuntansi berperan sebagai alat yang akan menunjukan keseimbangan antara sisi aktiva dengan sisi passiva, dalam akuntansi diketahui bahwa sisi kanan harus sama dengan sisi kiri atau debit sama dengan kredit yang tentunya itu akan diungkapkan dalam laporan keuangan.

Neraca akan disusun hanya sekali setiap periode. Kenapa neraca disusun hanya sekali? Karena neraca merupakan ringkasan dari harta yang dimiliki oleh perusahaan sehingga untuk membuat neraca akan membutuhkan waktu yang lama, bisa anda bayangka ketika perusahaan membuat neraca setiap hari makan waktu yang seharusnya dapat digunakan untuk aktivitas lain akan habis karena neraca.

Transaksi adalah peristiwa yang mempengaruhi keadaan keuangan perusahaan, jadi yang tidak terkait dengan keuangan maka tidak akan dapat diakui sebagai transaksi, Seperti kenaikan gaji / pergantian presiden direktur. Transaksi tentunya akan mempengaruhi laporan keuangan yang dibuat, karena setiap transaksi harus dapat menyatakan  keseimbangan antara debit dan kredit.

Pengertian persamaan dasar akuntansi

Persamaan dasar akuntansi adalah alat yang digunakan untuk menyeimbangkan antara aktiva dan passiva sehingga akan mengurangi kesalahan dalam proses pembuatan laporan keuangan.

Fungsi persamaan dasar akuntasi

- Sebagai alat untuk menyeimbangkan antara aktiva dan passiva
- Untuk mengecek kebenaran dari transaksi yang dilakukan
- Sebagai dasar dalam pendidikan akuntansi

Konsep persamaan dasar akuntasi

Konsep persamaan dasar akuntansi adalah suatu konsep yang meliputi hubungan antara debit dan kredit terhadap item dalam lapora keuangan yang akan mudah dijelaskan dalam tabel sebagai berikut 

Item
Saldo Normal
Saldo Bertambah
Saldo Berkurang
Harta
Debit
Debit
Kredit
Hutang
Kredit
Kredi
Debit
Modal
Kredit
Kredit
Debit
Pendapatan
Kredit
Kredit
Debit
Beban/biaya
Debit
Debit
Kredit

Jadi dalam persamaan dasar akuntansi harta harus sama dengan hutang dan modal. Lantas bagaimana cara mengakui transaksi dalam akuntansi. Transaksi dalam akuntansi akan dijabarkan dalam bentuk persamaan dasar akuntansi, disini saya akan membuat beberapa tipe transaksi dalam persamaan dasar akuntansi yang dapat menggambarkan akan posisi keuangan dalam neraca suatu perusahaan. Sebagai contoh anda dapat menyimak persamaan dasar akutansi dibawah ini.

Kumpulan contoh soal persamaan dasar akuntansi pada pengaruh transaksi terhadap laporan keuangan

a. Contoh soal persamaan dasar akuntansi penyerahan modal awal pemilik

Pada tanggal 3 Desember 2018, Tuan raffi mendirikan suatu perusahaan kantor akuntan publik yang diberikan nama “Rafaaccontant”, pada waktu itu Tuan raffi menyerahkan uang tunai sebesar Rp 10.000 sebagai setoran modal awal. Pengaruh transaksi tersebut terhadap persamaan dasar akuntansi yang digunakan oleh perusahaan adalah

Aset
=
Kewajiban
Modal
Kas


Modal th raffi
10.000


10.000



Maka neracanya yang disusun oleh RafaAccontant setelah transaksi tersebut terjadi adalah


Laporan Posisi Keuangan
Rafaaccontant
31 Desember 2018
Aset

Kewajiban

Kas
10.000




Modal



Modal th raffi
10.000




Jumlah Aktiva
10.000
Jumlah Passiva
10.000

b. Contoh soal persamaan dasar akuntansi pembelian peralatan secara tunai 

0 Response to "Pengaruh transaksi terhadap laporan keuangan pada persamaan dasar akuntansi bagian pertama"

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijaksana

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel